Call Us : ( +62 )85640995552
Senin - Sabtu : 08.00 - 24.00

JENGLOT DAN BATARA KARANG


Apa itu Jenglot dan apa itu Batara Karang. Secara garis besar keduanya memang hampir memiliki kesamaan yang mirip. Yaitu berasal dari petapa atau leluhur kita yang gemar memburu ilmu-ilmu kesaktian tertentu namun ketika ia meninggal jazadnya tidak diterima oleh bumi. Yang membedakan antara jenglot dan batara karang yang paling umum adalah pada sifat kedunya. Yaitu Jenglot ia cenderung memiliki sifat yang buas dan sulit untuk dikendalikan, hal itu disebabkan oleh dahulu yang diburu oleh sang petapa adalah ilmu hitam. Namun berbeda dengan batara karang, sifat batara karang cenderung jinak dan mudah untuk ditaklukan. Itu kenapa banyak sekali orang yang berburu batara karang untuk dipelihara demi maksud dan tujuan tertentu. Konon ilmu yang dimiliki oleh petapa yang menjadi batara karang ini adalah ilmu putih.

Jenglot dan batara karang umumnya berbentuk seperti manusia lengkap dengan 2 tangan dan kaki, ada juga beberapa bagian bawah tubuhnya seperti hewan. Jenglot juga kerap berornamenkan rambut panjang, kuku panjang dan taring yang panjang. Dan pernyataan yang paling mengejutkan dari pemilik jenglot menyatakan jenglot adalah mahkluk yang hidup. Sebenarnya beberapa tahun silam telah ada penelitian terhadap jenglot oleh FKUI-RSCM.

Berikut adalah beberapa poin yang dapat meruntuhkan anggapan bahwa jenglot adalah mahkluk hidup adalah:
Jenglot mempunyai DNA manusia tetapi tidak memiliki tulang
Test rontgen dan tes DNA dari dokter Djaja Surya Atmaja, pakar DNA forensik UI memang menyatakan DNA itu adalah DNA manusia, bukan dari primata atau yang lainnya. Tentu saja hasil penelitian dari sang ahli dapat digolongkan sebagai bukti kuat.