Call Us : ( +62 )85640995552
Senin - Sabtu : 08.00 - 24.00
Tampilkan postingan dengan label Artikel Spiritual. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Spiritual. Tampilkan semua postingan

PELARISAN USAHA


Bagi anda yang bergelut dibidang perdagangan dan sudah lama mengeluti profesi berdagang namun hasil masih kurang memuaskan dan belum bisa untuk mencukupi kebutuhan hidup, atau anda yang baru akan merintis karir dibidang perdagangan dan ingin usaha dagang anda laris manis, segera sukses, cepat berkembang, dan lancar juga terhindar dari segala gangguan saingan ataupun orang yang tidak suka kepada anda. Jaman sekarang sudah bukan menjadi rahasia umum dikalangan masyarakat bahwa Pelarisan atau Pelancar Usaha sangatlah diperlukan.
Ada istilah yang mengatakan bahwa Rejeki Sudah Ada Yang Mengatur. ITU BENAR.
Namun harus anda ingat dan anda ketahui jika anda hanya diam saja dan berduduk manis apakah rejeki anda yang sudah diatur itu akan datang kepada anda. PASTI TIDAK.
Umpama seseorang yang ingin datang kesuatu tempat ia akan lebih cepat sampai ketempat tujuan tersebut jika ia menggunakan kendaraan bukan hanya dengan berjalan kaki. Pelarisan bisa diumpamakan seperti itu. Anda berdagang ingin sukses, namun jika hanya berjalan dengan itu-itu saja itu bagaikan anda hanya ingin pergi ketempat yang jauh namun anda hanyalah berjalan kaki. Sudah pasti anda akan lebih lama sampai ditempat tujuan dibandingkan saingan-saingan bisnis anda yang menggunakan kendaraan.

Silahkan bagi anda yang berminat untuk menggunakan sarana pelarisan, kami menyediakan sarana khusus yang tidak memakai syarat neko-neko dan tanpa efek samping.

JENGLOT DAN BATARA KARANG


Apa itu Jenglot dan apa itu Batara Karang. Secara garis besar keduanya memang hampir memiliki kesamaan yang mirip. Yaitu berasal dari petapa atau leluhur kita yang gemar memburu ilmu-ilmu kesaktian tertentu namun ketika ia meninggal jazadnya tidak diterima oleh bumi. Yang membedakan antara jenglot dan batara karang yang paling umum adalah pada sifat kedunya. Yaitu Jenglot ia cenderung memiliki sifat yang buas dan sulit untuk dikendalikan, hal itu disebabkan oleh dahulu yang diburu oleh sang petapa adalah ilmu hitam. Namun berbeda dengan batara karang, sifat batara karang cenderung jinak dan mudah untuk ditaklukan. Itu kenapa banyak sekali orang yang berburu batara karang untuk dipelihara demi maksud dan tujuan tertentu. Konon ilmu yang dimiliki oleh petapa yang menjadi batara karang ini adalah ilmu putih.

Jenglot dan batara karang umumnya berbentuk seperti manusia lengkap dengan 2 tangan dan kaki, ada juga beberapa bagian bawah tubuhnya seperti hewan. Jenglot juga kerap berornamenkan rambut panjang, kuku panjang dan taring yang panjang. Dan pernyataan yang paling mengejutkan dari pemilik jenglot menyatakan jenglot adalah mahkluk yang hidup. Sebenarnya beberapa tahun silam telah ada penelitian terhadap jenglot oleh FKUI-RSCM.

Berikut adalah beberapa poin yang dapat meruntuhkan anggapan bahwa jenglot adalah mahkluk hidup adalah:
Jenglot mempunyai DNA manusia tetapi tidak memiliki tulang
Test rontgen dan tes DNA dari dokter Djaja Surya Atmaja, pakar DNA forensik UI memang menyatakan DNA itu adalah DNA manusia, bukan dari primata atau yang lainnya. Tentu saja hasil penelitian dari sang ahli dapat digolongkan sebagai bukti kuat.

CERITA PESUGIHAN BABI NGEPET

Pesugihan-pesugihan Babi Ngepet adalah siluman babi jejadian yang sudah populer dalam legenda masyarakat Indonesia. Dalam beberapa mitos yang berkembang diceritakan, babi ngepet adalah sosok manusia yang ingin kaya dengan cara mengambil pesugihan babi. Perilaku gelap mata dan jalan pintas dari praktek materialistis yang tak terkendali.

Tingginya kebutuhan hidup, rasa frustasi menghadapi persaingan bisnis yang semakin tidak rasional, banyak cara kotor dan kecurangan hingga berujung putus asa, tak jarang menjadi alasan pembenaran orang untuk melakukan tindakan gelap mata, termasuk mencari pesugihan babi ngepet ini. Padahal langkah pesugihan dalam beragam bentuknya adalah kegiatan sihir ilmu hitam. Sihir yang konon dipercaya akan banyak membantu seseorang untuk cepat kaya, namun juga memiliki persyaratan dan perjanjian dengan makhluk halus melalui pawang babinya.

Secara teknis, mereka yang berniat menjalani ritual babi ngepet akan mendatangi dukun khusus atau paranormal yang ahli menangani masalah pesugihan ini. Setelah disepakati, sang dukun konon akan melakukan pertapaan dan ritual tertentu, lalu menyepakati perjanjian dengan pengorbanan nyawa. Umumnya pengorbanan yang diminta berasal dari orang yang mereka cintai, anak, orang tua atau orang disekitarnya yang memiliki hubungan darah. Berikutnya, ketika akan melakukan praktek pesugihan, orang tersebut akan menyerahkan jiwa dan raganya pada setan untuk bertransformasi menjadi babi hutan dalam jangka waktu tertentu.

Konon dalam ritualnya setelah berhasil melakukan transformasi, maka dilanjutkan dengan langkah aksi yang musti dilakukan minimal oleh dua orang. Si Pelaku pertama harus mengenakan jubah hitam untuk menutupi tubuhnya. Dan secara ajaib, si pelaku lalu berubah menjadi babi. Inilah sosok siluman babi yang akan menjalankan aksinya, meski umumnya dilakukan oleh kaum lelaki, terkadang ada juga perempuan yang nekad.

Sementara orang kedua, telah menyiapkan wadah berisi air yang di tengah-tengahnya diletakkan lilin yang menyala. Orang kedua ini harus menjaga lilin agar tidak goyang apinya. Apabila api lilin sudah mulai goyang, artinya orang yang menjadi babi itu mulai dalam bahaya. Tugas si penjaga lilin adalah mematikan lilinnya agar si babi dapat berubah kembali menjadi manusia biasa, dan konon otomatis si pelaku juga akan hilang dan berada di tempat aman. Pendapat tambahan yang sedikit berbeda, bukan hanya lilin bergoyang, bisa juga kalau warna api mulai memudar, itu juga menunjukkan tanda bahaya bagi si babi.

Babi ngepet biasanya mengambil uang dengan cara menggesek-gesekkan tubuhnya di pintu lemari yang menjadi target buruan. Ata dalam versi lain menyebut si babi menggosok-gosok badan atau pantatnya pada tembok. Konon, kalau penjelmaan babinya sudah sukses, sang pelaku akan melepas jubah hitamnya dan kembali lagi menjadi manusia. Sementara harta buruan yang diambil akan berada di dalam jubah hitam yang baru dilepasnya.

Namun demikian, konon kalau si penjaga lilin tidak selalu waspada dalam memperhatikan bara api lilin, bisa membahayakan pelaku pesugihan. Si babi akan mudah tertangkap oleh warga yang berjaga malam dan bisa berujung pada kematian. Maka, perilaku seperti ini bukan tidak memiliki resiko, bahkan segala jenis persepakatan dengan makhluk halus memiliki konsekuensi yang seringkali di luar pemikiran manusia. Sebab, dunia gaib memang bukan dunia rasional yang tampak oleh mata.

Meski tindakan ini berada di luar logika, namun peristiwa keanehan dan penangkapan babi ini tak jarang ditemukan oleh warga di beberapa daerah. Penangkapan sejenis babi di perkampungan tentu menjadi fenomena yang kemudian disambungkan dengan legenda babi ngepet ini. Terlebih binatang babi yang ditemukan memiliki sifat yang relatif aneh dari umumnya babi.

PERBEDAAN SANTET, TELUH, TENUNG DAN GUNA-GUNA


Santet, Teluh, Tenung dan Guna Guna dinalarkita sepertinya adalah hal yang sama namun sebenarnya yang membedakan adalah cara mendapatkan ilmu tersebut, prosesi ritual penyeranganya dan bahan yang digunakan. Sebelum melakukan penyerangan si pelaku memerlukan salah satu atau lebih sarana yang berhubungan dengan korbannya contoh seperti nama korban, Foto, Binti/bin (nama ortu), Alamat, barang milik korban. bekas makan / minum,rokok korban dan bagian tubuh korban (rambut,kuku,dll), dan berikut penjelasanya perbedaan nya.

SANTET
Merupakan metode penyerangan jarak jauh tidak seperti cara kerja teluh jenis bahan yang dipergunakan spisifiik umumnya barang mati (tidak bernyawa) seperti kain, jerami (batang padi dibentuk boneka) jarum, silet, beling (pecahan kaca), batu, sapu lidi, lilin, benang, kembang (bunga), kemenyan dll. serangan ini dapat diketahui dari tubuh korban yang normal tanpa gejala yang terlalu terlihat oleh mata. rasa sakit yang ditimbulkan oleh serangan ini umumnya hanya lokal (bagian tertentu saja) dan saat (dironsen pun tidak ada apa2 nya) hasil dari pengerjaanya pun nyaris tidak meninggalkan tanda / jejak yang terlalu mencolok

TELUH
Metode ini merupakan kebalikan dari metode santet. teluh sangat identik yang selalu membawa unsur yang bernyawa seperti binatang. dan cara kerja ilmu ini adalah dengan merubah suatu bentuk / zat tertentu menggunakan ilmu khusus. ciri serangan ini dapat dilihat secara kasat mata (orang Awam pun bisa melihat) gejalanya seperti :
-Terlihat cahaya (umumnya seperti api atau cahaya berwarna merah) melesat dan masuk kerumah target. (saat pengiriman pertamanya)
-Jika malam hari sering terdengar suara benda jatuh tanpa rupa (kedebbluug) dari atas rumah atau terdengar seperti suara pasir yang dilempar (sreeeeek)
-Jika diamati pada malam hari ditempat yang sepi (ruang lingkup rumah) terdengar seperti kerumunan orang banyak yang sedang berantem / ribut tanpa wujud. atau terdengar suara yang lamat samar tidak jelas seperti tawon (lebah / lebih tepatnya suara orang gegelendeng / meracau)
-Jika terkena korban dibagian tubuhnya terlihat membenjol (terdapat sesuatu di dalam tubuh) yang dapat berbindah pindah tempat saat dikeluarkan umumnya wujud binatang seperti cacing, bambung (serangga pohon kelapa), urik2 (serangga yang terdapat di kandang kambing), kelabang. dll
-Tiba2 dirumah ada lintah atau bau busuk yang tidak jelas asalnya.

TENUNG
Ilmu pengembangan dari santet & teluh prinsip dasarnya sama namun pengaplikasian ilmu ini berbeda karena dapat menggunakan barang, benda mati, atau hewan dan telur. cara pengirimnya sama seperti teluh namun kelebihan ilmu ini bisa menyusup kedalam tanah. (ilmu ini mematahkan teori menangkal ilmu hitam dengan hukum fisika / columb) gejala serangan ini dapat dilihat dengan tanda :
-Tanpa sebab (tiba2) gelas / piring di rak mau pun meja jatuh, pecah, ambruk (jika serangan ini menggunakan beling & perpaduan lainya) dikarenakan unsur benda tersebut telah berubah wujud dan zat dan pancaran energi asal nya mengikat benda sesamanya (namun tidak semuanya seperti ini tergantung daya kemampuan sang Dukun)
-Efek lain dari serangan ini seperti saat kita makan tiba2 dimakanan terselip paku, kawat, silet, seteples, dll
-Rumah tiba2 lantai keramik pecah / teranggkat keatas (membentuk pola Horizontal, Vertikal, Zigzag secara teratur dan berurutan)
-Gejala dari yang terkena pun tidak jauh beda seperti teluh. namun saat dikeluarkan dalam tubuh yang didapat sedikit beragam seperti jarum, kawat, serpihan beling (kaca), paku, logam karat, batu kerikil.dll

GUNA-GUNA
Lebih identik dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan makanan, minuman, pakaian. Contoh Si A.sangat jahat sama kita tiba2 di memberi buah kesukaan kita. saat kita makan maka pengaruhnya akan merasuk dan mengunci pertahanan tubuh kita dan bisa terjadi sleep Forever. Atau tiba2 si A memberi kita baju / pakaian setelah kita memakai pemberianya feeling kita merasakan yang tidak enak dan umumnya meninggal karena kecelakaan. guna2 kadang juga diterapkan oleh dasar ilmu pesugihan bertumbal dimana tiba2 si A memberi kita uang setelah dijajankan kita akan terserang dan kegoncangan dalam tubuh yang memaksa sukma kita keluar.

Untuk anda yang mengalami gangguan guna-guna di atas, kami melayani pengobatan secara ilmu spiritual dan gaib. Baik secara langsung atau jarak jauh. Kami juga menyediakan penangkal untuk mencegah hal-hal diatas.

BATU BACAN BATU MAHAL YANG BERNYAWA

Berbicara mengenai Batu Bacan, Batu yang sekarang sedang menjadi primadona dikalangan penggemar batu. Batu mulia berwarna hijau dengan corak hitam dibeberapa bagiannya adalah keunikan dari batu bacan yang dipercaya memiliki unsur magis, sekarang ini tengah melejit keberadaanya. Sebutan lain dari batu mulia itu adalah batu giok dari Indonesia yang semakin hari semakin dicari bahkan sampai ke luar negeri.
Menurut kabar yang diterima Batu Bacan merupakan batu mulia yang hidup. Itu dikarenakan warna batu Bacan yang berubah-rubah (masih proses). Batu Bacan yang tidak berubah lagi disebut SUPER dan Batu Bacan yang SUPER lebih transparan jika disinari dengan senter atau semacamnya. Warnah batu bacan dapat berubah tidak menentu dan sulit diperkirakan.  Dalam Batu bacan mengandung Mineral CRYSOCCOLLA. Chrysocolla berasal dari Bahasa Yunani, terdiri dari dua kata yaitu Chryso (emas) dan Colla (lem). Dinamakan Chrysocolla karena dulunya mineral ini banyak digunakan oleh tukang emas untuk bahan soldier/patri. Di Romawi perekat yang terbuat dari Chrysocolla disebut santerna yang digunakan untuk mengelas/menyambung/menempelkan keping – keping emas. Istilah penyebutan Chrysocolla pertama digunakan oleh seorang filsuf sekaligus ahli botani Yunani yang bernama Theophratus pada tahun 315 sebelum masehi. 

Sejarah Batu Bacan
Batu bacan sudah dikenal sejak tahun 1960an. Batu bacan terdapat di pulau Kasiruta bukan pulau Bacan, karena pusat pemerintahan terdapat di Labuha, pulau Bacan maka batu tersebut dinamai batu bacan. Pada masa itu, jenis batu bacan yang digemari masyarakat adalah warna hati hiu, kembang super dan warna biru.

Mata pencaharian masyarakat di pulau Kasiruta sebagai petani yang pergi ke kebun mencari damar. Kadang mereka menemukan batu bacan di sungai atau erosi  (gunung yang longsor). Petani yang menemukan batu bacan biasanya menukar batu bacan dengan barang-barang sembako. Pada tahun 1990an batu bacan  berbentuk bongkahan kurang lebih 10 kg dengan jenis super pertama kali dibeli  oleh turis dari Singapura dengan uang ribuan dolar Singapura (yang nilainya ditukar Rupiah  pada masa itu sebesar 7 juta ).

Bapak pemilik batu bacan bernama Anongko Golf tinggal di desa Palamea, pulau Kasiruta di sebelah barat. Sekarang desa Palamea sudah  menjadi ibukota kecamatan Bacan Barat. Pembelian oleh orang singapura dengan harga batu bacan yang masa itu cukup tinggi menyebabkan batu bacan sudah mulai dikenal di kalangan penggemar batu mancanegara.

Selesai kerusuhan, sekitar tahun 2005 batu bacan mulai banyak peminat. Pembeli yang sangat berminat dengan batu bacan adalah kalangan dari Suku Tionghoa. Mereka membeli batu bacan dengan warna hijau dan biru. Warna yang sangat digemari dan sangat mahal adalah warna hijau dan biru.

Batu bacan warna merah juga mereka cari tetapi sangat sulit didapatkan batu bacan warna merah. Mulai tahun 2009 sampai sekarang, pembeli suku Tionghoa dari Jakarta dan Luar Negeri datang langsung  membeli bongkahan batu bacan ke lokasi penambangan di pulau Kasiruta dengan harga yang sangat mahal hingga ratusan juta lebih. Sekarang ini, bongkahan batu bacan sudah sulit didapat.

Ada penambang batu bacan mencari batu bacan bisa mendapatkan 1-2 minggu, ada juga selama berbulan-bulan tidak mendapatkan batu bacan di lokasi. Penambang batu bacan selain penduduk lokal, ada juga yang berasal dari Manado, tetapi mereka tidak bertahan lama karena ongkos hidup penggalian sangat besar dan medan/ lokasi penambangan sangat sulit. Ada penambang batu bacan yang meninggal  jatuh korban karena  tertimpa batu, tertimpa pohon, dan ada juga yang sakit

Jenis Batu Bacan
Umumnya batu bacan ada 2 macam yaitu Bacan Dako dan bacan Palamea cara membedakannya yaitu bila kehijauan, berarti bacan doko, sedang kan warna kebiruan adalah bacan pala mea. Nama Palamea dan Doko sendiri adalah nama desa yang terdapat di pulau Kasiruta. Kedua desa tersebut memiliki deposit batu bacan yang lumayan banyak. Ada juga beberapa daerah di pulau itu juga menghasilkan batu bacan seperti desa Imbu-imbu dan desa Besori.

Muncul jenis yang lain yaitu batu bacan obi yang tidak mengalami perubahan warna sampai kapanpun. Sudah begitu batu obi lebih keras dari pada batu bacan yang mudah retak setelah mencapai proses yang sempurnah. Yang lagi ramai di perbincangkan yaitu “King Obi” yang memiliki kombinasi warna yang berbeda dari satu bongkahan batu.  Sebagaimana warnah gelang di atas yang terdiri dari 3 warnah namun berasal dari 1 bongkahan batu. Unsur pembentuknya sangat bergantung pada warna dasar (unsur mineral pembentuknya), seperti warna kuning dari mineral citrine, merah dari mineral limonite, dll. Semakin banyak mineral/unsur pengotor (nutrien), maka makin banyak warna yang terbentuk dalam satu bongkahan batu (merah, orange, kuning, ungu, putih dll). “King Obi” (Yellow King, Red King, Orange King dan White King) menjadi lebih mahal dari Bacan Palamea dan Doko untuk ukuran satu mata cincin. Nama “King Obi” khusus untuk permata  batu bacan warna merah, kuning, orange dan putih kekuning-kuningan selain memiliki tingkat kristal yang relatif tinggi, juga memiliki star. Karena kekhasan/keunikannya tersebut, Nama “King Obi” diperkenalakan pertama kali oleh bapak Asmar H. Daud, seorang penemu, pengrajin sekaligus kolektor “king Obi” di Ternate, Maluku Utara.

Kegunaan Batu Bacan
Berbicara mengenai kegunaan batu mulia yang asli dimana semua batu mempunyai banyak sekali khasiat membuat orang terlihat mempesona namun dibalik itu terdapat juga khasiat dari batu mulia ini jika dipandang dari segi spritual. Batu bacan dipercaya berkhasiat untuk Membuka aura baik dalam diri kita, Pengasihan, Menolak balak, Penambah wibawa, dan lain-lain

ILMU PENGASIHAN

Ilmu Pengasihan adalah yang fungsinya mempengaruhi kejiwaan dan perasaan orang lain. Ilmu Pengasihan / Marhabah umumnya berkaitan dengan masalah percintaan antar manusia, yakni upaya supranatural untuk membuat hati seseorang yang anda tuju menjadi bersimpati dan timbul rasa sayang dan cinta yang mendalam.

Ilmu ini banyak dimanfaatkan oleh para pemuda/pemudi lajang yang masih ‘ngejomblo’ untuk membuat kekasih pujaan hati jatuh cinta padanya. Ilmu Pengasihan ini juga dapat dimanfaatkan untuk membuat lawan yang berhati keras menjadi kawan yang mudah diajak berunding dan dapat juga dipakai untuk menamnggil kembali / memulangkan orang yang pergi minggat.

Selain ilmu Pengasihan Ilmu Kejawen juga mengenal adanya Ilmu Kewibawaan yang biasanya dimanfaatkan untuk menambah daya kharisma kepemimpinan dan menguatkan sugesti terhadap kata-kata yang diucapkan. Orang yang menguasai Ilmu Kewibawaan dengan sempurna akan disegani masyarakat dan tidak satupun orang yang mampu melawan perintahnya apalagi berdebat. Bisa dikatakan bila Anda memiliki ilmu ini Anda akan mudah mempengaruhi dan membuat orang lain menuruti setiap perintah Anda tanpa membantah, berdebat dan berpikir panjang.

Beberapa Ilmu Ajian Pengasihan dan Kawibawaan:
  1.     Pengasihan Mimpi Dewa Madya
  2.     Pemikat Hati Dengan Rokok
  3.     Pengasihan 7 Asma
  4.     Ilmu pangkanang
  5.     Amalan Asmara Pandangan Pertama
  6.     Aji Samar Sukmorogo
  7.     Aji Arjuna Combong
  8.     Pelet Bunga Kanthil
  9.     Ilmu Pemikat menggunakan mata
  10.     Aji Gendam Megaswara
  11.     Pelet Seks
  12.     Pelet Bedak Wajah
  13.     Pengasihan Malaikat Putih
  14.     Pengasihan Soleman Sejati
  15.     Pengasihan Arjuna
  16.     Pengasihan Nur Kumbang
  17.     Pengasihan Sahirli
  18.     Pengasihan Semar Melaku
  19.     Pengasihan Raja Sulaiman
  20.     Pengasihan Penakluk Sukma
  21.     Pengasihan Netra Arjuna
  22.     Pengasihan Uluk-Uluk Nabi Daud
  23.     Pengasihan Kalajengking Wulung
  24.     Pengasihan Perkutut Putih
  25.     Aji Condro Birowo
  26.     Pengasihan Nur Lanang Sejati
  27.     Pengasihan Nur Putih
  28.     Pengasihan Kirim Impen
  29.     Pengasihan Kantil Jalatundo
  30.     Pengasihan Gendam Sukma
  31.     Pengasihan Yusuf ( ayat 31 )
  32.     Pengasihan Pangeran Sejagat
  33.     Ilmu Penakluk Wanita Sejagad
  34.     Pengasihan Dodo Putih
  35.     Pengasihan Sahadat
  36.     Pengasihan Ketek Putih
  37.     Amalan Pandangan Penjerat Cinta
  38.     Ritual Pelet Pisang Emas
  39.     Pengasihan Kidang Menjangan
  40.     Pengasihan Mustika Asem
  41.     Pengasihan Semar Putih
  42.     Pengasihan Ratu Sejagat
  43.     Pengasihan Kidang Menjangan
  44.     Pengasihan Cahaya Mulya
  45.     Pengasihan Kanoman
  46.     Membuat Minyak Pengasih
  47.     Membuat Cewek Mimpi Basah
  48.     Pengasihan Gajah Putih
  49.     Pengasihan Aji Griya Agung
  50.     Pelet Telur Ayam Hitam
  51.     Mahabah Pengasihan Muka
  52.     Menarik Cinta
  53.     Aji Asmara Tantra
  54.     Amalan Pemikat
  55.     Pengasihan Asmoro Wengi
  56.     Pengasihan Penarik Hati
  57.     Pengasihan Sriwulan Wengi
  58.     Aji Pengasihan Kembang penganten
  59.     Pengasihan Jala Sukma
  60.     Pengasihan Jambe Lanang
  61.     Pengasihan Guno-guno
  62.     Pengasihan Lungjaga
  63.     Pengasihan Cupu Agung
  64.     Pelet Muda-mudi
  65.     Amalan Mabuk Cinta
  66.     Pengasihan untuk Pasutri yang Hampir Bercerai
  67.     Cara Bangkitkan Nafsu Syahwat Jarak Jauh
  68.     Pengasihan semar gede
  69.     Mantera pengasihan pandangan mata
  70.     Pengasihan esem badranaya
  71.     Pengasihan Pengantin
  72.     Pengasihan Jabat Tangan
  73.     Resep Meramu Minyak Pengasihan Air Mata Duyung
  74.     Pengasihan Semar Kuning
  75.     Pelet Mabuk Cinta
  76.     Pengasihan tepuk bantal
  77.     Aji dewa manik
  78.     Aji selasih ireng
  79.     Aji semar nangis
  80.     Pengasihan Asma Khodam
  81.     Amalan Penarik Sukma
  82.     Pengasihan nyuwita
  83.     Pemikat Luar Biasa
  84.     Penarik hati manusia
  85.     Pengasihan agung
  86.     Pengasihan Dewaning Asmoro
  87.     Pengasihan As Sajdah
  88.     Pengasihan dengan Asmaul Husna
  89.     Untuk Pengasihan
  90.     Mahabah pemikat sukma
  91.     Pengasihan umum
  92.     Pengasihan dengan metode bantal
  93.     Pengasihan dengan Metode Makanan
  94.     Ilmu Liler Nabi Daud
  95.     Mantera Pelet
  96.     Aji Kekal Lestari
  97.     Aji Sembogo Pengasihan
  98.     Asma Nurul Jamal (pelet)
  99.     Pelet Banyu Putih
  100.     Pelet Rasul
  101.     Pengasihan klenting mungil
  102.     Mantera Ilmu Pelet Birahi
  103.     Aji pengasihan asmara wanita
  104.     Pengasihan untuk berdagang
  105.     Aji Pelet Pancer Sukma
  106.     Pelet Semar Kuning
  107.     Ajian Si Luh Jonggo
  108.     Ajian Setan Kober
  109.     Aji Pelet Pancer Sukma
  110.     Pelet Rokok
  111.     Pengasihan semar mesem
  112.     Pengasihan sodo lanang, dll

5 ILMU SAKTI YANG MELEGENDA

1.Bandung Bondowoso, ilmu kuat bak Raden Bondowoso
Ajian Bandung Bondowoso, konon diciptakan oleh Raden Bandung Bondowoso sang pangeran sakti mandraguna dari Kerajaan Pengging. Dia sempat mengerahkan ilmu itu, untuk mengalahkan musuh-musuhnya dan membangun Candi Prambanan.

Si empunya ilmu ini, memiliki kekuatan badan sangat menakjubkan. Bila ada barang mustahil diangkat dengan tangan kosong, maka dengan mengamalkan ilmu ini barang itu dapat diangkat dengan mudah.

Pemilik ajian Bandung Bondowoso, juga tangkas menangkis serangan musuhnya. Senjata tajam yang dilempar ke arahnya pasti terpental sebelum menyentuh badannya. Bahkan, dia bisa mengerahkan jin.


2.Brajamusti, ilmu tinju sakti
Salah satu ilmu kanuragan yang melegenda ialah ajian Brajamusti. Karena ilmu ini konon dimiliki Raden Gatotkaca dalam cerita pewayangan. Orang yang punya ajian tersebut, biasanya memiliki daya kesaktian sangat tinggi.

Si pemilik ilmu ini, memiliki tubuh kebal bagaikan besi baja dan gerakannya lincah bak Gatotkaca. Kelebihan lain bagi si empunya jurus ini, pada kedua kepalan tangannya sangat berbahaya. Bila terkena tinju saktinya, orang dapat terluka parah dan sulit disembuhkan.

Maka dari itu, pemilik ajian ini haruslah benar-benar orang yang bijaksana dan tidak sembrono memakai ilmunya.



3.Pancasona, ilmu pemulih daya tahan tubuh
Ajian Pancasona kesohor sebagai ilmu hitam hanya dimiliki orang-orang tertentu saja. Meski nyaris mirip dengan ilmu rawa rontek, namun ajian ini tingkatannya telah menuju kesempurnaan. Karena antara ruh dan jasadnya seolah menyatu dengan alam semesta.

Pemilik ajian pancasona tak hanya kebal bacokan, melainkan juga bisa memulihkan tubuhnya sendiri yang sedang terluka parah. Sekalipun tubuhnya hancur lebur terkena bom berdaya ledak tinggi maka dia masih bisa bertahan hidup selama masih ada udara di sekelilingnya.

Kesaktian ilmu ini, biasanya digunakan oleh orang-orang yang berhati jahat. Hal ini karena jin-jin jahat telah merasuk ke dalam tubuhnya.



4.Rawa rontek, ilmu hitam yang kebal bacokan
Ajian rawa rontek sangat populer di tengah masyarakat karena pernah diperagakan aktor-aktor silat di Film Misteri Gunung Merapi. Tapi, apakah ilmu sakti ini benar-benar nyata? dan apa kelebihannya?

Seorang paranormal kondang sempat berujar bahwa, ajian rawa rontek adalah ilmu hitam. Sama dengan pancasona, namun tingkatan kesaktian rawa rontek lebih rendah dibanding pancasona. Si empunya ilmu ini bisa kebal, tahan pukul, bacokan dan tusukan senjata tajam.

Tapi efek negatif dari ilmu ini, yakni orangnya gampang emosi sebab roh jin-jin jahat telah masuk ke dalam sel-sel tubuh pemilik ilmu rawa rontek ini.



5.Ajian Saifi Angin, ilmu meringankan tubuh
Ilmu saifi angin populer dengan sebutan ilmu berpindah tempat. Sebutan itu layak disematkan pada jurus itu, karena ajian saipi angin bisa orang yang mengamalkannya bisa berlari cepat dari satu tempat ke tempat lainnya tanpa bersusah payah.

Ajian saipi angin lebih tinggi dibanding dua jurus serupa yakni ajian kidang kuning dan asma gunting. Menurut cerita, ajian saipi hanya dimiliki para pertapa dengan kanuragan tertinggi.

Zaman dulu, Walisongo yang syiar agama Islam di Jawa sering mengamalkan ilmu ini untuk memenuhi undangan Sunan Bonang. Setiap Sunan Bonang memukul bedug, para wali lainnya langsung mengerahkan ilmu lipat bumi untuk menghampiri Sunan Bonang.

BENDA BERTUAH, BENDA PUSAKA, BENDA GAIB



Berikut ini akan kami berikan sedikit penegertian dan pemahaman tentang arti benda bertuah ataupun apa yang bisa disebut sebagai pusaka.

 1 . BENDA GHAIB  - MAGIS
Berburu benda ghaib dan penarikkan benda bertuah atau benda yang berkekuatan magis tentu tidaklah mudah, harus dipersiapkan segalanya secara matang dan benar karena segala sesuatu yang bernuansa ghaib pasti memiliki tingkat resiko yang tinggi dan bisa berakibat fatal bagi yang kurang mengerti ilmunya.
Benda-benda tersebut terdapat diberbagai lapisan bumi, yang terdiri dari bermacam sifat alam baik yang bersifat nyata maupun yang bersifat kasat mata ( ghoib ).  Dan sudah barang tentu diperlukan olah batin tertentu untuk mendapatkannya.  Keberadaan benda bertuah yang memiliki kekuatan magis memiliki aura kekuatan khodam yang melindunginya, sehingga benda tersebut tidak terlihat oleh mata kasar, yang timbul hanyalah energi dari kekuatan yang ada pada benda bertuah yang memancarkan energi akan  keberadaannya.  
Benda-benda yang memiliki kekuatan seperti benda bertuah atau benda magis, seperti mustika, geliga, batu, dan sebagainya,  adalah batu yang sudah terbentuk dengan sendirinya baik di alam ghaib maupun di alam nyata dan tidak boleh di asah, maupun di ubah bentuknya karena bila di asah dan di ubah bentuknya, akan mengakibatkan keghaiban dan kekuatan dari benda itu akan hilang.
Yang tergolong sebagai benda bertuah adalah benda yang dapat di ketahui nilai keghaibannya, dan yang terbaik adalah yang didapat dari alam ghaib yaitu dari penarikan secara ghoib, bisa juga dari alam ghoib yang diperoleh dengan tanpa sengaja dikarenakan benda tersebut datang sendiri kepada seseorang yang khodamnya cocok dan mau ikut dengan orang yang di kehendakinya.
Namun ada juga benda bertuah, magis yang didapat dari alam nyata dan banyak yang serupa dengan benda di alam ghoib tetapi benda tersebut daya kekuatannya dibawah benda bertuah dari alam ghoib.  
Adapun benda pemberian dari bangsa ghoib merupakan suatu tanda ikatan antara manusia dengan dimensi alam halus yang saling membantu satu sama lainnya, yang peting ikatan tersebut tidak merusak aqidah kita kepada Allah, dengan cara seperti ini maka apapun dapat dibuktikan bantuan yang tersalur dari khodam benda tersebut,  sehingga dengan kedekatan yang terus terjalin akan membuahkan suatu keberhasilan dalam kehidupan yang pada hakikatnya dari Allah.
Penarikan benda bertuah, magis dari alam ghoib tidak ubahnya seperti kita meminta, membeli atau mengambil dialam nyata ( di dunia ) seperti kalau kita meminta jadi tergantung si pemilik benda tersebut, kalau membeli kita harus mengganti dengan sejumlah uang dan kalau kita mengambil tanpa seizin pemiliknya maka si pemilik akan marah. 
Nilai seni dari penarikan benda ghoib yaitu ketika kita harus berhadapan dengan makhluk ghaib yang jahat  atau berilmu tinggi dan biasanya sebelum khodamnya menemui kita banyak godaan yang akan muncul dalam proses penarikan. 
Penarikan benda bertuah bisa dilakukan dengan jalan melakukan ritual dan berdialog dengan makhluk ghaib yang menguasai benda tersebut, dan bahkan terkadang harus bertempur untuk mengalahkan bangsa mereka, namun cara ini dilakukan bila kita mengambil, meminta bukan dengan cara membeli dengan makluk ghaib tersebut.  
Proses penarikan dari alam ghoib di lakukan dalam tiga tahapan, Pertama adalah menarik dan menghadirkan benda ghoib kealam nyata.  Kedua sesudah benda ghoib tersebut hadir, harus dikunci agar tidak hilang kembali dan khodamnya tidak keluar dari bendanya, Ketiga Adalah proses penyempurnaan kekuatan benda ghoib tersebut agar betah di tempatnya dan berfungsi sebagaimana semestinya. 
Adapun sifat dan kelas benda-benda yang berkekuatan magis tergantung kekuatan unsur khodam yang mendiaminya, terkadang ada jenis khodamnya bisa untuk atraksi dan ada juga yang fasip berfungsi di saat ada bahaya dan dibutuhkan saja. Dalam proses penarikan benda-benda magis yang didapat  bisa berupa Mustika, geliga, buntat, Batu Akik, Keris, Tombak, harta karun, dll.

2 . BATU  PERMATA - MULIA
Menurut sejarah awalnya bumi terbuat sebuah gumpalan gas, kemudian mencair lalu  menjadi beku dari luar dan berkulit keras diatas kulit bumi terjadi sesuatu yang hidup mula-mula Binatang rendahan 600 juta tahun silam, kemudian muncul tumbuhan lalu binatang menyusui 175 juta tahun silam,  dan akhirnya datanglah manusia setengah juta tahun silam, yang sekarang berkembang biak sampai jutaan jiwa. Kulit bumi terdiri dari 20 % dari bahan pasir dan batu-batuan, yang di ebut Batu Permata 90 % berasal dari pasir dan batu-batuan tersebut.
Apabila batu-batu permata ditelaah secara ilmiah, bahwa batu permata tidak berbeda dengan tambang aneka warna dari batu ini sangat mempesona manusia sehingga manusia memberi gelar ‘’ Batu Mulia ’’ Asal usul terbentuknya batu-batuan kalau dirujuk dalam bidang ilmu kebumian semua batuan yang kita temui di muka bumi ini bisa di bagi menjadi tiga kelompok sesuai proses penciptaannya sebagai berikut :
1 . Batu Bekuan  : Yang dimaksud batu bekuan adalah batuan yang berasal dan terbentuk dari cariran magma yang meleleh keluar darui perut bumi. kemudian mendingin dan membeku dan mengeras menjadi batu.  
2 . Batu Endapan :  Jenis batu ini merupakan endapan dari pertikel-partikel pecahan batu bekuan yang terjadi karena adanya pelapukan yang disebabkan oleh cahaya panas matahari, pengikisan yang di akibatkan oleh hujan dan angin, serta abrasi yang terjadi didalam aliran sungai maupun karena gempuran gelombang laut di pantai. Partikel-partikel kecil tersebut secara alami akan terlarut dalam aliran air, untuk kemudian menimbun, mengendap dan mengeras didasar sungai, laut maupun di goa-goa.   
3 . Batu Malihan : Adalah jelmaan dari batu-batu bekuan maupun batu endapan yang telah mengalami perubahan secara drastic hingga terbentuk menjadi sejenis batuan yang sama sekali baru dan berbeda dari bahan aslinya.
Bagaimana daya batu permata dan mekanisme kerjanya dalam mempengaruhi si pemakainya cara kerjanya identik dengan gunung, batu permata dari mineral bebatuan utamanya gunung sebagai kulit bumi dan manusia di ciptakan dari tanah ( bumi ).  Batu permata memiliki aura yang tak terlihat dan manusia juga memilki aura tersebut bila di pakai aura batu permata merasuk keaura orang yang memakainya dan memberi tambahan daya energi untuk kestabilan mental sehingga menjadi lebih muda tercapainya kondisi tersebut.
Seseorang akan memilih dan memiliki batu tertentu yang disenanginya ada hubungan yang terjalin secara emosional yang berhubungan dengan daya batin, jika tidak ada hubungan batin antar pemilik batu itu maka kepemilikan itu tidak menghasilkan daya mistik apa-apa melainkan hanya sekedar kesenangan dan koleksi. 
Karena itu bila kita ingin mendapat manfaat dari kepemilikan batu kita harus tahu persis arti dari lambang, simbol dan warnanya dengan keinginan kita lalu kita berusaha mewujudkan dengan tidak melupakan kekaguman kita pada batu tersebut yang pada hakikatnya ciptaan dan tanda kebesaran Tuhan.
Pembuatan batu permata, awalnya berupa bahan material mentah berupa batu bongkahan yang ditemukan di gunung-gunung yaitu muntahan lahar gunung berapi yang membeku selama beratus-ratus tahun, dari bongkahan yang telah di pilih, kemudian di lakukan pemotongan sesuai ukuran yang diinginkan, setelah di lakukan pemotongan baru pemolesan yang di lakukan secara tradisional maupun teknologi mesin dan terakhir di lakukan finishing dengan menggunakan amplas dan bubuk intan.  
Untuk pembuatan batu yang memilki kekuatan mistik tertentu setelah dilakukan pemotongan proses pemolesan atau penghalusan menggunakan bambu yang dilakukan dengan berpuasa kemudian penyelarasan akhir batu itu dibuang kealam ghaib untuk diambil kembali batu tersebut sesudah berisi khodam yang di inginkan.

3 . KAYU BERTUAH - MAGIS
Pengetahuan tentang kayu bertuah sudah banyak diketahui sejak zaman dahulu kala oleh para leluhur  kita yang di wariskan kepada anak cucu secara turun temurun, hingga kini masih banyak diantara masyarakat kita yang meyakini bahwa beberapa jenis kayu tertentu memiliki daya, kekuatan gaib. kayu yang di maksud ada yang berasal dari pohon-pohonan atau kayu bekas dari tempat-tempat yang di keramatkan atau makam leluhur, dapat juga kayu yang di anggap bertuah karena sifatnya yang sangat langka atau memiliki sifat yang khusus yang tidak di miliki oleh kayu lain.
Kayu yang bertuah memiliki jumlah sangat terbatas sekali,  dan Setiap jenis kayu memiliki karakter serat dan sel kayu yang berbeda-beda.  Dan yang membuat sifat dari jenis kayu berbeda. Karena di pengaruhi pula oleh karakter tempat dimana jenis kayu tersebut dapat tumbuh sehingga setiap jenis kayu akan memiliki manfaat, khasiat. Adapun asal-muasal adanya khasiat atau daya kekuatan dari berbagai jenis kayu yang bertuah secara ilmiah ada memiliki beberapa faktor di antaranya :
1 . Karena faktor Usia : segala macam benda fisik tidak bersifat abadi, melainkan mengalami kerusakan dan kehancuran. benda dan tumbuhan yang ada diplanet bumi ini, bersifat menyerap dan memancarkan energi, Pada tumbuhan, kelebihan energi akan disimpan dan menyatu dengan batang terutama pada inti batang, pohon yang biasanya berwarna lebih tua dan terletak dilingkaran paling dalam batang pohon. Bagian luar pada kayu terlebih bagian kulit terdiri dari sel-sel muda, sementara itu bagian dalam merupakan pemadatan dari sel-sel yang lebih tua. 
2 . Karena Faktor Karakter Sel :  Selain faktor usia, kayu bertuah disebabkan oleh unsur yang terkandung dalam zat serta sifat-sifat sel pohon. unsur pada zat dan sifat suatu pohon akan menentukan dari mana asal unsur energi yang diserapnya.  Seperti pohon yang banyak menyerap energi tanah, akan menjadikan pohon tersebut dapat berfungsi sebagai penetralisir daya listrik positif. Hal yang sama terjadi pada ragam jenis bebatuan alam. 
3 . Karena faktor Lokasi :  Pada jenis pohon yang sama, tetapi tumbuh di lokasi yang berbeda akan dapat menentukan pula perbedaan serapan energi. Hal itu menentukan besar kecilnya khasiat atau daya kekuatan kayu walaupun ia masih dalam satu jenis.  Berbeda lokasi alam tentu berbeda pula pusaran energinya. Lokasi alam yang lebih besar memancarkan energi memungkinkan untuk menambah besarnya energi yang terserap pohon yang tumbuh di tempat itu.
4 . Karena Faktor Spesifik :  Faktor ini lebih sulit di identifikasi karena untuk pembuktian juga jauh lebih sulit. Yakni karakter pohon yang banyak menyerap energi alam dan mampu mengikat energi itu dalam waktu yang tidak di ketahui batas waktunya atau relatif permanen.  Bahkan pohon yang sudah di tebang pun kayunya masih mampu menyerap energi alam, karakternya hampir menyerupai batu alam hanya bedanya benda ini pernah tumbuh dan hidup dalam waktu yang panjang.
Jadi kayu yang memenuhi keempat faktor di atas, yang berasal dari pohon yang banyak menyerap energi alam, yang tumbuh di lokasi alam berenergi besar dan berusia sangat tua, tetapi mampu mengikat energi yang permanen. Akan menjadikan kayu yang berkhasiat dan memilki Tuah. 
Derajat tuah kayu  tergantung dari tempat tumbuhnya, areal, lokasi  atau lingkungannya. cara memperolehnya pun dengan berbagai macam cara ritual dalam proses pengambilannya. Selain itu gambaran-gambaran pada kayu tertentu juga di yakini memiliki pengaruh gaib pada pemakainya, kepercayaan pada kayu bertuah tidak hanya terdapat pada bangsa kita, tetapi juga pada bangsa-bangsa lain.

4 . KERIS PUSAKA – TOSAN AJI
Keris adalah salah satu hasil kebudayaan bangsa dan sangat besar pengaruhnya dalam kehidupan masyarakat pada masa lampau, bahkan keris mendapat kedudukan penting dalam kehidupan sosial masyarakat dan keris tidak kalah pentingnya dengan hasil budaya lain, banyak peminat dan yang memiliknya tetapi jarang yang mengetahuinya secara mendalam.
Konon di zaman pewayangan, para dewa telah menurunkan beberapa bilah keris pusaka untuk umat manusia. Keris-keris pusaka itu jatuh ke tangan darah Bharata baik itu kalangan Astina maupun kalangan Pandawa semua keris-keris itu di turunkan, tentu saja setelah mereka membuat jasa bagi para dewa.
Tetapi dalam peperangan besar yang dinamakan “ bharatayuda ” keris-keris pusaka itu banyak yang lenyap, baru di kemudian hari para Raja di tanah jawa memerintahkan kepada para empu untuk membuat tiruannya, tentu saja empu-empu pilihan dan berilmu spiritual yang tinggi sehingga dapat melacak kembali bentuk asli keris pusaka yang hilang itu dengan “ tapa brata ”. 
Dan setelah Empu yang bersangkutan mendapat petunjuk dari Tuhan, maka di buatlah gambar pola dan di hadapkan kepada Raja dan setelah di setujui oleh raja maka Empu mempersiapkan segala sesuatunya untuk membuat keris tersebut. Dengan dasar pola keris-keris kuno itu lama kelamaan berkembang dengan berbagai bentuk, baik itu keris berbentuk lurus maupun bentuk lekuk, dari lekuk 1 hingga lekuk 15 ada juga empu yang membuat. Pembuatan keris ada dua macam ;
1 . Pertama :  Bahwa logam bahan keris dan logam bahan pamor dilebur menjadi satu, kemudian dibentuk menjadi keris. Cara ini pamor pada keris akan timbul dengan sendirinya tanpa rencana sebelumnya.  
2 . Kedua : Dengan merencanakan pamor tertentu logam bahan keris lebih dahulu dibentuk menjadi wilahan keris, barulah ditempakan logam pamor sesuai yang di rencanakan.  Dan tentu saja seorang empu tidak akan sembarangan dalam mengerjakan keris, empu sangat teliti dan berhati-hati dalam merampungkan kerisnya, sehingga pembentukan bilahan maupun pengetrapan racikannya tepat sekali, sehingga terlahirlah keris-keris yang sangat indah, sangat di gemari dan di kagumi karena keindahan garapnya dan di kagumi karena daya magisnya.

Daya magis yang menyelimuti bilahan keris mempunyai misi tersendiri dalam kehidupan pemilik pusaka, daya magis itu terdapat pada besinya secara alami, daya magis itu berasal dari pamor menurut motifnya dan daya magis itu bisa juga terdapat pada motif kerisnya atau dapur kerisnya. Karena empu penciptanya yang merangkum seluruh daya pada bilahan keris itu untuk menjadi satu tujuan ialah tercapainya apa yang di kehendaki pada pemilik keris itu atas ridho Tuhan.
Dari lukisan sepintas di atas, tampak bahwa produksi keris dan benda-benda pusaka kuno itu terjadi pada zaman kerajaan hindu, pada zaman kerajaan budha, pada zaman kerajaan islam. Ada hal yang menarik dari dari kenyataan ini :
1 . Bahwa keris dan benda-benda pusaka itu akan mampu tahan menghadapi cuaca selama berabad-abad lamanya.    Bahwa masyarakat peminat keris mampu memeliharanya selama masa yang sekian itu.   Bahwa keris dan sebagainya itu dibuat oleh para empu dengan latar belakang agama yang berbeda-beda hindu,budha dan islam.   Bahwa isi keris yang sifatnya ghoib dari kerja dan benda-benda pusaka itu sekalipun sudah sekian ratus tahun umurnya masih berfungsi kekuatannya.
2 . Bahwa generasi modern dengan latar belakang agama yang berbeda dengan latar belakang pendidikan formal yang berbeda, dengan latar belakang pendidikan keluarga yang berbeda, banyak yang suka dengan keris. Bahwa keris dan benda-benda pusaka lainnya sebagai kesatuan antar yang fisik dengan yang metafisik merupakan hasil ahli-ahli kuno, yang jika ilmu pengtahuan dan teknoligi modern makin jauh perkembangannya.  
3 . Bahwa sampai sekarang ini belum ada usaha ilmuwan nasional Indonesian untuk menyelidiki keris dan benda-benda pusaka itu baik secra ilmu yang rasional, maupun secara agama.

5 . AZIMAT - HAEKAL - RAJAH
Yang di maksud dengan Haekal, Rajah atau Wafaq adalah Azimat adalah sebuah doa dalam permohonan yang di wujudkan di dalam suatu bentuk tulisan dengan aturan khususiyah, dengan mengikuti aliran-aliran  tertentu,
Pada umumnya para ahli rajah dalam ilmu batin meyakini bahwa setiap huruf-huruf hijaiyah yang berdasarlkan ilmu hikmah itu mengandung kekuatan khodam dari bangsa Malaikat yang disebut kekuatan ghoib, khodam huruf baik yang di ambil dari huruf bahasa Mesir, Suryani, Ibroni maupun Arabic, dan hampir sebagian besar huruf-huruf yang di tulis dalam lembaran azimat itu merupakan kalimah doa yang bersumber dari Taurat, Zabur, Injil dan ayat Al-quran, hadist dan kalimah hikmah lainnya.
Azimat itu hakikatnya seperti sebuah obat, yang di maksud itu bukan hanya sakit fisiknya saja seperti sakit demam, flu, kepala, dll.  Orang yang bingung fikirannya seperti orang yang terancam bahaya, pasangan selingkuh, usaha macet, dll. ini juga termasuk penyakit. Karena itu azimat tidak hanya untuk pengobatan saja melainkan bisa juga meliputi hal-hal yang berkaitan dengan berbagai hajat dalam kehidupan, tujuannya merubah masalah yang berat menjadi ringan, dan sebagainya.
Untuk meraih ke selamatan dll,  selain menggunakan doa atau  wirid tertentu yang selalu di baca, amalkan sebaiknya  juga mengunakan sarana penunjang bisa berupa azimah atau sarana lainnya sebagai syarat ikhtiar lainnya, yang bertujuan sama, dengan tujuan semata-mata mengharapkan, pertolongan  dari Allah Swt. 
Perbedaanya ada doa yang di ucapkan dan ada doa yang di tulis. Karena tidak semua doa langsung di kabulkan, dalam kondisi yang terdesak, azimat bisa di jadikan wasilah dan perantara untuk mengharap keselamatan dan kalau hanya mengandalkan doa saja, iya kalau doa kita seketika itu makbul di saat kita terdesak, dll. Ada beberapa hal yang menyebabkan sebuah azimat sehingga tulisannya itu mengandung daya kekuatan ghoib atau tenaga magis :  
1 . Karena kesempurnaan ilmu hikmah, gaib, mistik, dan  mengerti dan tahu tata cara lakunya bagi pembuat azimat tersebut.    Karena riyadhoh yang membuat azimat itu dengan berdoa dan mengharapkan agar Allah berkenan memberikah berkah kekuatannya lewat perantara azimat.   
2 . Bahan yang di manfaatkan dalam hal menulis azimat berupa minyak misik, zafaron dan sedikit air hujan yang di campur dengan tinta tertentu, kemudian dasar penulisannya bisa bahan kertas, kain bahkan yang paling afdhol dirajah pada kulit binatang.    
3 . Kondisi batin yang menggunakan azimat adalah dengan memadukkan antara faktor keyakinan dan kebersihan hati bagi pemakainya.

Sudah banyak pengetahuan Azimah harus di pelajari bagaimana cara menulisnya yang benar sebab sebuah Rajah atau Azimah tidak akan berfungsi kalau di tulis begitu saja, tanpa pengetahuan. Keberkahan dari sebuah azimat harus dari proses yang benar sesuai tata caranya barulah azimat tersebut menimbulkan berkah.
Dalam menulis azimat  tidak boleh asal-asalan menulis yang berdasarkan kemauan sendiri tanpa mengetahui keilmuan dan tata cara yang sebenarnya dan apabila di lakukan dengan cara demikian bisa mendatangkan bala dan musibah bagi penulisnya.
Pada saat agama islam baru di perkenalkan oleh Rasululloh saw, hal-hal semacam benda bertuah seperti azimat dll. memang pernah di larang beliau bahkan dalam sebuah hadist di jelaskan ada seorang sahabat Nabi yang mengenakan gelang (azimat) oleh Rasululloh menyuruh melepas bahkan beliau mengatakan.  “  kalau tidak kau buka gelang tersebut aku Rasul tidak akan membaiat dirimu ”
Tetapi haruslah di ingat, ketika larangan itu di perlakukan iman umat islam saat itu masih sangat tipis, karena agama islam saat itu baru di siarkan oleh Rasululloh Saw.   Dan azimat-azimat yang  di manfaatkan pada saat itu juga azimat buatan zaman jahiliyah sebelum adanya Islam di Arab yang indentik dengan animisme dan dinamisme. 
Selain mempertimbangkan buatan zaman jahiliyah beliau juga mempertimbangkan hal-hal yang berkaitan keimanan masyarakat saat itu, Setelah keimanan masyarakat pada zaman Nabi itu semakin menguat, dan beliau pun memperkenalkan ilmu-ilmu yang bersifat hikmah bagi para sahabat baik yang menggunakan metode yang di ucapkan, benda atau juga dengan sarana lainnya.

7 KERIS PUSAKA LEGENDARIS


1. Keris Mpu Gandring

Keris Mpu Gandring adalah senjata pusaka yang terkenal dalam riwayat berdirinya Kerajaan Singhasari di daerah Malang, Jawa Timur sekarang. Keris ini terkenal karena kutukannya yang memakan korban dari kalangan elit Singasari termasuk pendiri dan pemakainya, ken Arok.

Keris ini dibuat oleh Mpu Gandring, atas pesanan Ken Arok. Ken Arok memesan keris ini kepada Mpu Gandring dengan waktu satu malam saja, yang merupakan pekerjaan hampir mustahil dilakukan oleh para "mpu" pada masa itu. Namun Mpu Gandring menyanggupinya dengan kekuatan gaib yang dimilikinya. Bahkan kekuatan tadi "ditransfer" kedalam keris buatannya itu untuk menambah kemampuan dan kesaktian keris tersebut.

Setelah selesai menjadi keris dengan bentuk dan wujud yang sempurna bahkan memiliki kemampuan supranatural yang konon dikatakan melebihi keris pusaka masa itu. Setelah  keris selesai, Mpu Gandring menyelesaikan pekerjaannya membuat sarung keris . Namun belum lagi sarung tersebut selesai dibuat, Ken Arok datang mengambil keris tersebut yang menurutnya sudah satu hari dan harus diambil.
Kemudian Ken Arok menguji Keris tersebut dan terakhir Keris tersebut ditusukkannya pada Mpu Gandring yang konon menurutnya tidak menepati janji (karena sarung keris itu belum selesai dibuat).
Dalam keadaan sekarat, Mpu Gandring mengeluarkan kutukan bahwa Keris tersebut akan meminta korban nyawa tujuh turunan dari Ken Arok. Dalam perjalanannya, keris ini terlibat dalam perselisihan dan pembunuhan elit kerajaan Singhasari yaitu Tunggul Ametung, Ken Arok, Anusapati dan keturunan Ken Arok.

2.  Keris Pusaka Setan Kober

Keris  Pusaka Setan Kober dibuat oleh Mpu Supo Mandrangi , putra seorang empu di Tuban , Jawa Timur. Supo Mandrangi kemudian memeluk agama Islam dengan menjadi murid Sunan Ampel, dengan tetap membawa kemampuannya membuat keris. Banyak keris pusaka dibuat oleh Mpu Supo, diantaranya adalah Keris Pusaka Setan Kober, selain karya monumentalnya, Kanjeng Kyai Sengkelat dan Kanjeng Kyai Nogososro . Keris Pusaka Setan Kober , aslinya bernama 'Bronggot Setan Kober' , dibuat pada awal kerajaan Islam Demak Bintoro. Dan Keris tersebut kemudian dimiliki oleh Djafar Shodiq atau Sunan Kudus yang kemudian diberikan pada murid kesayangannya Arya Penangsang, Adipati Jipang Panolan

Keris ini dikenakan Arya Penangsang  pada waktu ia perang tanding melawan Sutawijaya. Tapi tak diketahui sesungguhnya dapur / bentuknya seperti apa.

Suatu saat tombak Kyai Pleret yang dipakai Sutawijaya mengenai lambung Arya Penangsang, hingga ususnya terburai.

Arya Penangsang dengan sigap, menyangkutkan buraian ususnya itu pada wrangka atau sarung-hulu keris yang terselip di pinggangnya, dan terus bertempur. Saat berikutnya , Sutawijaya terdesak hebat dan kesempatan itu digunakan oleh Arya Penangsang untuk segera penuntaskan perang tanding tersebut, dengan mencabut keris dari dalam wrangka atau ngliga keris (menghunus), dan tanpa sadar bahwa wilah(an) atau mata keris Setan Kober langsung memotong ususnya yang disangkutkan di bagian wrangkanya. Ia tewas seketika.

Ki Juru Mertani ( penasehat Sutawijaya ) terkesan menyaksikan betapa gagahnya Arya Penangsang dengan usus terburai yang menyangkut pada hulu kerisnya. Ia lalu memerintahkan agar anak laki-lakinya, kalau kelak menikah meniru Arya Penangsang, dan menggantikan buraian usus dengan rangkaian atau ronce bunga melati, dengan begitu maka pengantin pria akan tampak lebih gagah, dan tradisi tersebut tetap digunakan hingga saat ini.

3. Keris Kyai Sengkelat

Tidak banyak cerita yang bisa dirunut atau dipercaya mengenai keris kyai Sengkelat ini. Yang banyak justru cerita mitosnya. Namun yang terkenal bukan kerisnya melainkan justru Empu pembuatnya yaitu Empu Supa.

Cerita keris kyai sengkelat berkisar di abad 15 pada jaman Majapahit diperintah Prabu Kertabumi atau Brawijaya-V.

Konon kyai sengkelat pernah dicuri oleh adipati Blambangan, namun berhasil dikembalikan lagi oleh Empu Supa tanpa melalui pertumpahan darah.

4. Keris Kyai Carubuk

Sama dengan keris sengkelat, tidak banyak rujukan tertulis yang bisa dicari, melainkan banyak sekali cerita mitosnya.

Sepanjang rujukan ini bisa dipercaya, keris carubuk seangkatan keris kyai sengkelat. 

5. Keris Naga Sasra Sabuk Inten

Keris  Pusaka Nagasasra dan Sabuk Inten adalah dua benda pusaka peninggalan Raja Majapahit. Nagasasra adalah nama salah satu dapur (bentuk) keris luk tiga belas dan ada pula yang luk-nya berjumlah sembilan dan sebelas, sehingga penyebutan nama dapur ini harus disertai dengan menyatakan jumlah luk-nya.

Nama keris Nagasasra (tanpa menyebutkan dapur) menjadi terkenal karena menjadi topik dalam cerita silat karya S.H. Mintarja, diceritakan bahwa Mahesa Jenar, salah satu muridnya Syeh Siti Jennar, mantan perwira tinggi kerajaan Demak pada masa kerajaan Demak Bintoro mencari kedua benda pusaka tersebut yang konon bagi siapa yang mendapatkannya akan menjadi pewaris sah tahta kerajaan Demak.

6. Keris Kanjeng Kyai Condong Campur

Keris Condong Campur adalah salah satu keris pusaka milik Kerajaan Majapahit yang banyak disebut dalam legenda dan folklor. Keris ini dikenal dengan nama Kanjeng Kyai Condong Campur.

Keris ini merupakan salah satu dapur keris lurus. Panjang bilahnya sedang dengan kembang kacang, satu lambe gajah, satu sogokan di depan dan ukuran panjangnya sampai ujung bilah, sogokan belakang tidak ada. Selain itu, keris ini juga menggunakan gusen dan lis-lis-an.

Konon keris pusaka ini dibuat beramai-ramai oleh seratus orang mpu. Bahan kerisnya diambil dari berbagai tempat. Dan akhirnya keris ini menjadi keris pusaka yang sangat ampuh tetapi memiliki watak yang jahat.

Dalam dunia keris muncul mitos dan legenda yang mengatakan adanya pertengkaran antara beberapa keris. Keris Sabuk Inten yang merasa terancam dengan adanya keris Condong Campur akhirnya memerangi Condong Campur. Dalam pertikaian tersebut, Sabuk Inten kalah.

Sedangkan keris Sengkelat yang juga merasa sangat tertekan oleh kondisi ini akhirnya memerangi Condong Campur hingga akhirnya Condong Campur kalah dan melesat ke angkasa menjadi Lintang Kemukus(komet atau bintang berekor), dan mengancam akan kembali ke bumi setiap 500 tahun untuk membuat huru hara, yang dalam bahasa Jawa disebut ontran-ontran. (Sumber Indo Keris)

KISAH KERIS EMPU GANDRING

Gunung Kelud memiliki legenda yang panjang di negeri ini. Saat Kerajaan Majapahit berjaya, Gunung Kelud juga sempat meletus. Letusan Kelud menjadi perhatian raja terbesar Kerajaan Majapahit saat itu: Hayam Wuruk. Bahkan, konon kawah Kelud dijadikan tempat membrangus aura jahat keris Mpu Gandring oleh Raja Singosari saat itu: Wisnuwardana.

Keris Mpu Gandring sendiri terbuat dari bongkahan logam yang jatuh dari langit atau meteorit. Bongkahan logam itu diduga memiliki aura yang sangat jahat dan haus darah. Terbukti, nyawa sang empu alias yang membuat keris Mpu Gandring tewas oleh keris ini. Selain itu Mpu Gandring juga menewaskan prajurit Keboijo, Ken Arok dan Anusapati. Setelah membunuh Anusapati dengan keris Empu Gandring, Tohjaya naik tahta menjadi Raja Singosari.

Belum genap setahun menjabat sebagai Raja Singosari, Tohjaya tewas dalam sebuah pemberontakan yang dipimpin oleh Ranggawuni yang merupakan anak Anusapati. Ranggawuni yang membalaskan dendam ayahnya tersebut akhirnya menjadi Raja Singosari dan bergelar Wisnuwardhana (1248-1268).

Di masa kepemimpinan Wisnuwardhana inilah perseteruan antar-keluarga dalam dinasti Rajasa berakhir. Wisnuwardhana menikah dengan putri eks kerajaan Kadiri yang tamat riwayarnya setelah dikalahkan oleh Ken Arok, pendiri Kerajaan Singosari.

Berabad-abad silam, Jawadwipa (Pulau Jawa) dikisahkan selalu dalam kondisi tidak stabil. Daratannya terombang-ambing, timbul tenggelam terayun oleh gelombang samudera. Kalangan dewata di kahyangan pusing tujuh keliling, hingga akhirnya muncul ide cemerlang dari Betara Guru.

"Jawadwipa, harus diberi pemberat, biar tidak terus terombang-ambing," demikian ide cemerlang Betara Guru. "Mahameru yang ada di Jambhudwipa (India), harus dipindahkan ke Jawadwipa," lanjut sang betara menjelaskan gagasannya.

Para dewata sepakat Gunung Mahameru dipindahkan ke Pulau Jawa. Namun, dalam proses pemindahannya, bagian gunung berguguran di sepanjang perjalanan, hingga menjadi gunung-gunung lain di Jawa. Satu di antara gunung-gunung itu adalah Kampud (Kelud).

Sementara yang lainnya adalah Gunung Katong (Lawu), Wilis, Kawi, Arjjunai (Arjuno) dan Gunung Kemukus (Welirang). Tubuh Mahameru diletakkan agak miring. Menyandar pada Gunung Brahma (Bromo), hingga akhirnya menjadi Gunung Sumeru (Semeru). Sedang puncak Mahameru didirikan, hingga menjadi Pawitra atau Gunung Penanggungan.

Soal keberadaan Gunung Kelud, konon, kawah gunung itu sebenarnya merupakan kuburan dari keris Mpu Gandring. Meski kebenaran atas kisah ini masih perlu pembuktian, namun banyak warga yang terlanjur mempercayainya. Tetapi sejarah mencatat, betapa haus darahnya keris ciptaan empu itu.

Selain merenggut jiwa si penciptanya, Mpu Gandring sendiri, juga merenggut jiwa si pemesan, Ken Arok dan beberapa Raja Singosari lainnya

LEGENDA SOEKARNO

Ir. Soekarno atau yang biasa dipanggil Bung Karno yang lahir di Surabaya, Jawa Timur pada tanggal 6 Juni 1901 dari pasangan Raden Soekemi Sosrodihardjo dengan Ida Ayu Nyoman Rai.

Ayah Soekarno adalah seorang guru. Raden Soekemi bertemu dengan Ida Ayu ketika dia mengajar di Sekolah Dasar Pribumi Singaraja, Bali.

Soekarno hanya menghabiskan sedikit masa kecilnya dengan orangtuanya hingga akhirnya dia tinggal bersama kakeknya, Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur.

Soekarno pertama kali bersekolah di Tulung Agung hingga akhirnya dia ikut kedua orangtuanya pindah ke Mojokerto.

Di Mojokerto, ayahnya memasukan Soekarno ke Eerste Inlandse School. Di tahun 1911, Soekarno dipindahkan ke Europeesche Lagere School (ELS) untuk memudahkannya diterima di Hoogere Burger School (HBS).

Setelah lulus pada tahun 1915, Soekarno melanjutkan pendidikannya di HBS, Surabaya, Jawa Timur. Di Surabaya, Soekarno banyak bertemu dengan para tokoh dari Sarekat Islam, organisasi yang kala itu dipimpin oleh HOS Tjokroaminoto yang juga memberi tumpangan ketika Soekarno tinggal di Surabaya.

Dari sinilah, rasa nasionalisme dari dalam diri Soekarno terus menggelora. Di tahun berikutnya, Soekarno mulai aktif dalam kegiatan organisasi pemuda Tri Koro Darmo yang dibentuk sebagai organisasi dari Budi Utomo. Nama organisasi tersebut kemudian Soekarno ganti menjadi Jong Java (Pemuda Jawa) pada 1918.

Di tahun 1920 seusai tamat dari HBS, Soekarno melanjutkan studinya ke Technische Hoge School  (sekarang berganti nama menjadi Institut Teknologi Bandung) di Bandung dan mengambil jurusan teknik sipil.

Saat bersekolah di Bandung, Soekarno tinggal di kediaman Haji Sanusi yang merupakan anggota Sarekat Islam dan sahabat karib Tjokroaminoto. Melalui Haji Sanusi, Soekarno berinteraksi dengan Ki Hajar Dewantara, Tjipto Mangunkusumo dan Dr Douwes Dekker, yang saat itu merupakan pemimpin organisasi National Indische Partij.

Pada tahun 1926, Soekarno mendirikan Algemene Studie Club di Bandung yang diinspirasi dari Indonesische Studie Club (dipimpin oleh Dr Soetomo). Algemene Studie Club  merupakan cikal bakal berdirinya Partai Nasional Indonesia pada tahun 1927.

Bulan Desember 1929, Soekarno ditangkap oleh Belanda dan dipenjara di Penjara Banceuy karena aktivitasnya di PNI. Pada tahun 1930, Soekarno dipindahkan ke penjara Sukamiskin. Dari dalam penjara inilah, Soekarno membuat pledoi yang fenomenal, Indonesia Menggugat.

Soekarno dibebaskan pada tanggal 31 Desember 1931. Pada bulan Juli 1932, Soekarno bergabung dengan Partai Indonesia (Partindo), yang merupakan pecahan dari PNI.

Soekarno kembali ditangkap oleh Belanda pada bulan Agustus 1933 dan diasingkan ke Flores. Karena jauhnya tempat pengasingan, Soekarno hampir dilupakan oleh tokoh-tokoh nasional lainnya.

Namun semangat Soekarno tetap membara seperti tersirat dalam setiap suratnya kepada seorang Guru Persatuan Islam bernama Ahmad Hasan. Pada tahun 1938 hingga tahun 1942 Soekarno diasingkan ke Provinsi Bengkulu. Soekarno baru benar-benar bebas setelah masa penjajahan Jepang pada tahun 1942.

Di awal kependudukannya, Jepang tidak terlalu memperhatikan tokoh-tokoh pergerakan Indonesia hingga akhirnya sekitar tahun 1943 Jepang menyadari betapa pentingnya para tokoh ini. Jepang mulai memanfaatkan tokoh pergerakan Indonesia dimana salah satunya adalah Soekarno untuk menarik perhatian penduduk Indonesia terhadap propaganda Jepang.

Akhirnya tokoh-tokoh nasional ini mulai bekerjasama dengan pemerintah pendudukan Jepang untuk dapat mencapai kemerdekaan Indonesia, meski ada pula yang tetap melakukan gerakan perlawanan seperti Sutan Sjahrir dan Amir Sjarifuddin karena menganggap Jepang adalah fasis yang berbahaya.

Soekarno sendiri mulai aktif mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, di antaranya adalah merumuskan Pancasila, UUD 1945 dan dasar-dasar pemerintahan Indonesia termasuk merumuskan naskah proklamasi Kemerdekaan.

Pada bulan Agustus 1945, Soekarno diundang oleh Marsekal Terauchi, pimpinan Angkatan Darat wilayah Asia Tenggara ke Dalat, Vietnam. Marsekal Terauchi menyatakan bahwa sudah saatnya Indonesia merdekan dan segala urusan proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah tanggung jawab rakyat Indonesia sendiri.

Setelah menemui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, terjadilah Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945. Para tokoh pemuda dari PETA menuntut agar Soekarno dan Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia, karena pada saat itu di Indonesia terjadi kevakuman kekuasaan.

Ini disebabkan karena Jepang telah menyerah dan pasukan Sekutu belum tiba. Namun Soekarno, Hatta dan beberapa tokoh lainnya menolak tuntutan ini dengan alasan menunggu kejelasan mengenai penyerahan Jepang.

Pada akhirnya,Soekarno bersama tokoh-tokoh nasional lainnya mulai mempersiapkan diri menjelang Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Berdasarkan sidang yang diadakan oleh Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) panitia kecil untuk upacara proklamasi yang terdiri dari delapan orang resmi dibentuk.

Pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memplokamirkan kemerdekaannya. Teks proklamasi secara langsung dibacakan oleh Soekarno yang semenjak pagi telah memenuhi halaman rumahnya di Jl Pegangsaan Timur 56, Jakarta.

Pada tanggal 18 Agustus 1945, Soekarno dan Mohammad Hatta diangkat oleh PPKI menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Pada tanggal 29 Agustus 1945 pengangkatan Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta dikukuhkan oleh KNIP.

Kemerdekaan yang telah didapatkan ini tidak langsung bisa dinikmati karena di tahun-tahun berikutnya masih ada sekutu yang secara terang-terangan tidak mengakui kemerdekaan Indonesia dan bahkan berusaha untuk kembali menjajah Indonesia.

Gencaran senjata dari pihak sekutu tak lantas membuat rakyat Indonesia menyerah, seperti yang terjadi di Surabaya ketika pasukan Belanda yang dipimpin oleh Brigadir Jendral A.W.S Mallaby berusaha untuk kembali menyerang Indonesia.

Rakyat Indonesia di Surabaya dengan gigihnya terus berjuang untuk tetap mempertahankan kemerdekaan hingga akhirnya Brigadir Jendral AWS Mallaby tewas dan pemerintah Belanda menarik pasukannya kembali. Perang seperti ini tidak hanya terjadi di Surabaya tapi juga hampir di setiap kota.

Republik Indonesia secara resmi mengadukan agresi militer Belanda ke PBB karena agresi militer tersebut dinilai telah melanggar suatu perjanjian Internasional, yaitu Persetujuan Linggajati.

Walaupun telah dilaporkan ke PBB, Belanda tetap saja melakukan agresinya. Atas permintaan India dan Australia, pada 31 Juli 1947 masalah agresi militer yang dilancarkan Belanda dimasukkan ke dalam agenda rapat Dewan Keamanan PBB, di mana kemudian dikeluarkan Resolusi No 27 tanggal 1 Agustus 1947, yang isinya menyerukan agar konflik bersenjata dihentikan.

Atas tekanan Dewan Keamanan PBB, pada tanggal 15 Agustus 1947, Pemerintah Belanda akhirnya menyatakan akan menerima resolusi Dewan Keamanan untuk menghentikan pertempuran.

Pada 17 Agustus 1947, Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Belanda menerima Resolusi Dewan Keamanan untuk melakukan gencatan senjata dan pada 25 Agustus 1947 Dewan Keamanan membentuk suatu komite yang akan menjadi penengah konflik antara Indonesia dan Belanda.

Setelah Pengakuan Kedaulatan (Pemerintah Belanda menyebutkan sebagai Penyerahan Kedaulatan), Presiden Soekarno kembali diangkat menjadi Presiden Republik Indonesia Serikat (RIS) dan Mohammad Hatta diangkat sebagai perdana menteri RIS.

Karena tuntutan dari seluruh rakyat Indonesia yang ingin kembali ke negara kesatuan, maka pada tanggal 17 Agustus 1950, RIS kembali diubah menjadi Republik Indonesia dimana Ir Soekarno menjadi Presiden dan Mohammad Hatta menjadi wakilnya.

Pemberontakan G30S/PKI melahirkan krisis politik hebat di Indonesia. Massa dari KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) dan KAPI (Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia) melakukan aksi demonstrasi dan menyampaikan Tri Tuntutan Rakyat (Tritura) yang salah satu isinya meminta agar PKI dibubarkan.

Namun, Soekarno menolak untuk membubarkan PKI karena menilai bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan pandangan Nasakom (Nasionalisme, Agama, Komunisme).

Sikap Soekarno yang menolak membubarkan PKI kemudian melemahkan posisinya dalam politik. Lima bulan kemudian, dikeluarkanlah Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) yang ditandatangani oleh Soekarno dimana isinya merupakan perintah kepada Letnan Jenderal Soeharto untuk mengambil tindakan yang perlu guna menjaga keamanan pemerintahan dan keselamatan pribadi presiden.

Surat tersebut lalu digunakan oleh Soeharto yang telah diangkat menjadi Panglima Angkatan Darat untuk membubarkan PKI dan menyatakannya sebagai organisasi terlarang. MPRS pun mengeluarkan dua Ketetapannya, yaitu TAP No IX/1966 tentang pengukuhan Supersemar menjadi TAP MPRS dan TAP No XV/1966 yang memberikan jaminan kepada Soeharto sebagai pemegang Supersemar untuk setiap saat bisa menjadi presiden apabila presiden sebelumnya berhalangan.

Pada 22 Juni 1966, Soekarno membacakan pidato pertanggungjawabannya mengenai sikapnya terhadap peristiwa G30S. Pidato pertanggungjawaban ini ditolak oleh MPRS hingga akhirnya pada 20 Februari 1967 Soekarno menandatangani Surat Pernyataan Penyerahan Kekuasaan di Istana Merdeka.

Hari Minggu, 21 Juni 1970 Presiden Soekarno meninggal dunia di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat) Gatot Subroto, Jakarta. Presiden Soekarno disemayamkan di Wisma Yaso, Jakarta dan kemudian dimakamkan di Blitar, Jawa Timur berdekatan dengan makam ibundanya, Ida Ayu Nyoman Rai. Pemerintah kemudian menetapkan masa berkabung selama tujuh hari.

Ir Soekarno adalah seorang sosok pahlawan yang sejati. Dia tidak hanya diakui berjasa bagi bangsanya sendiri tapi juga memberikan pengabdiannya untuk kedamaian di dunia. Semua sepakat bahwa Ir Soekarno adalah seorang manusia yang tidak biasa yang belum tentu dilahirkan kembali dalam waktu satu abad. Ir Soekarno adalah bapak bangsa yang tidak akan tergantikan.

LEGENDA RATU PANTAI SELATAN NYI RORO KIDUL

Mungkin anda pernah mendengar kisah atau cerita tentang seorang Ratu yang dipercaya oleh banyak masyarakat adalah sebagai seorang ratu penguasa pantai selatan atau laut kidul.

Salah satu kegenda yang sangat populer di masyarakat kita adalah legenda tentang Nyi Roro Kidul alias Ratu Laut Selatan. Banyak mitos yang sangat kita kenal di masyarakat kita tentang kelegendaan Nyi Roro Kidul. Mulai dari mitos larangan memakai baju hijau ketika berenang di laut selatan hingga kamar keramat di sebuah hotel.

Kapan pastinya legenda Ratu Laut Selatan tersebut mulai terdengar tidak dapat kita pastikan. Bahkan telah banyak pula film yang mengangkat cerita tentang Nyi Roror Kidul ini. Termasuk mengangkat nama artis horor terkenal semacam Suzana di negeri kita ini karena memerankan tokoh ratu alam gaib itu.

Akan tetapi, legenda mengenai penguasa mistik pantai selatan mencapai puncaknya ketaika ada semcam keyakinan di kalangan penguasa keraton Mataram Islam, yaitu Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta, bahwa Kanjeng Ratu Kidul merupakan “istri spiritual” bagi raja-raja di kedua keraton tersebut.

Bahkan pada waktu-waktu tertentu, keraton memberikan persembahan di Pantai Parangkusuma, Bantul, dan di Pantai Paranggupita, Wonogiri, untuk sang Ratu. Konon Panggung Sanggabuwana yang terdapat di komplek keraton Surakarta dipercaya sebagai tempat bercengkerama sang Sunan dengan Kanjeng Ratu.

Ketika masa bercengkrama, pada saat bulan muda hingga purnama Sang Ratu tampil layaknya wanita muda dan cantik. Akan tetapi, berangsur-angsur menua dan buruk ketika bulan menuju bulan mati.

Bagi masyarakat Jawa, Kanjeng Ratu Kidul memiliki seorang pembantu setia bernama Nyai atau Nyi Rara Kidul. Kadang-kadang ada juga orang yang menyebutnya Nyi Lara Kidul. Nyi Rara Kidul ini menyukai warna hijau dan  banyak yang percaya kalau dia suka mengambil orang-orang yang mengenakan pakaian hijau untuk dijadikan pelayan atau pasukannya.

Oleh karena itu ada larangan mengenakan pakaian hijau bagi pengunjung pantai wisata di selatan Pulau Jawa, baik di Pelabuhan Ratu, Pangandaran, Cilacap, pantai-pantai di selatan Yogyakarta, maupun Semenanjung Purwa di ujung timur.

Sementara, bagi masyarakat Sunda, Ratu Kidul merupakan titisan dari seorang putri Pajajaran yang bunuh diri di laut selatan. Putri tersebut bunuh diri karena diusir oleh keluarganya. Dia diusir karena menderita penyakit yang membuat malu anggota keluarga.

Akan tetapi, dalam kepercayaan Jawa, tokoh yang dipercayai masyarakat Sunda tersebut dianggap bukanlah Ratu Laut Selatan yang sesungguhnya, melainkan Nyi Rara Kidul, pembantu setia Kanjeng Ratu Kidul. Hal ini karena mereka percaya jika Ratu Kidul berusia jauh lebih tua dan menguasai Laut Selatan jauh lebih lama sebelum sejarah Kerajaan Pajajaran.

MENURUT LEGENDA SUNDA

Meskipun dalam kepercayaan Jawa, Nyi Rara Kidul adalah bawahan setia Kanjeng Ratu Kidul. Namun, masyarakat Sunda mengenal penguasa spiritual kawasan Laut Selatan Jawa Barat yang berwujud perempuan cantik yang disebut Nyi Rara Kidul sebagai Kanjeng Ratu Kidul. Berikut kisahnya menurut masyarakat Sunda:

Di masa lalu, hiduplah Dewi Kadita, anak dari Raja Munding Wangi, Raja Kerajaan Pajajaran, yang sangat cantik rupawan. Walaupun sang raja memiliki seorang putri cantik, tapi ia selalu bersedih. Hal ini karena ia lebih mengharapkan anak laki-laki. Untuk mewujudkan asanya tersebut, maka Raja pun menikahi Dewi Mutiara, sehingga ia mendapatkan putra dari perkawinan tersebut.

Akan tetapi, Dewi Mutiara ingin agar kelak putranya itu menjadi raja tanpa ada penantang atas takhtanya. Ia pun berusaha menyingkirkan Dewi Kadita. Salah satu caranya adalah dengan menghadap Raja dan meminta agar sang Raja menyuruh putrinya pergi dari istana. Sudah tentu Raja menolak. Namun, Dewi Mutiara pantang menyerah.

Keesokan harinya, Dewi Mutiara mengutus pembantunya untuk memanggil seorang tukang tenung. Dia meminta sang dukun meneluh Kadita, anak tirinya. Maka, karena teluh sang dukun tubuh Kadita dipenuhi dengan kudis dan gatal-gatal pada esok paginya. Puteri yang cantik itu pun menangis dan tak tahu harus berbuat apa.

Melihat penderitaan putrinya tersebut, maka Sang Raja mengundang banyak tabib untuk menyembuhkan penyakit putrinya. Beliau sadar bahwa penyakit putrinya itu tidak wajar. Seseorang pasti telah mengutuk atau mengguna-gunainya.

Namun, masalah menjadi semakin rumit ketika Ratu Dewi Mutiara memaksa Raja untuk mengusir putrinya karena akan mendatangkan kesialan bagi seluruh negeri. Sang Raja terpaksa menyetujui usul Ratu Mutiara untuk mengirim putrinya ke luar dari negeri itu karena beliau tidak menginginkan puterinya menjadi gunjingan di seluruh negeri.

Puteri yang malang itu pun pergi berkelana sendirian, tanpa tahu kemana harus pergi. Hampir tujuh hari dan tujuh malam dia berjalan sampai akhirnya tiba di Samudera Selatan. Dia memandang samudera itu. Airnya bersih dan jernih, tidak seperti samudera lainnya yang airnya biru atau hijau. Tiba-tiba ia mendengar suara gaib yang menyuruhnya terjun ke dalam Laut Selatan. Dia melompat ke dalam air dan berenang.

Tiba-tiba, ketika air Samudera Selatan itu menyentuh kulitnya keajaiban pun terjadi. Bisulnya lenyap. Tidak ada tanda-tanda bahwa dia pernah kudisan atau gatal-gatal. Bahkan dia menjadi lebih cantik daripada sebelumnya. Kini dia memiliki kuasa dalam Samudera Selatan dan menjadi seorang dewi yang disebut Nyi Rara Kidul yang hidup selamanya.

Dalam cerita tersebut kawasan Pantai Palabuhan Ratu secara khusus dikaitkan dengan legenda ini.

MENURUT LEGENDA JAWA

Orang  Jawa mengenal sebuah istilah “telu-teluning atunggal” yang artinya tiga sosok yang menjadi satu kekuatan. Yaitu, Eyang Resi Projopati, Panembahan Senopati, dan Ratu Kidul. Panembahan merupakan pendiri kerajaan Mataram Islam.

Dalam sebuah tiwikrama sesuai arahan Sunan Kalijaga karena sebuah wangsit untuk membangun sebuah keraton di sebuah hutan ‘alas mentaok” (kini Kotagede di Daerah Istimewa Yogyakarta) Panembahan Senopati dipertemukan oleh Ratu Kidul.

Ketika sedang bertapa tersebut,  menurut cerita semua alam menjadi kacau, ombak besar, hujan badai, gempa, dan gunung meletus. Dalam perjumpaannya dengan Ratu Kidul, wanita penguasa laut selatan tersebut setuju membantu dan melindungi Kerajaan Mataram. Bahkan dipercaya menjadi “istri spiritual” bagi Raja-raja trah Mataram Islam.

Bagi orang Jawa, pemahaman tentang penguasa laut selatan yang berkembang di masyarakat Sunda harus diluruskan. Bagi mereka  antara “Rara kidul” dengan “Ratu kidul” sangat berbeda. Dalam kepercayaan Kejawen, alam kehidupan itu terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu alam Kadewan, alam Nabi, alam Wali, alam Menungsa (Manusia), dan yang akan datang adalah alam Adil.

Menurut mitologi Jawa, Ratu Kidul merupakan ciptaan dari Dewa Kaping telu yang mengisi alam kehidupan sebagai Dewi Padi (Dewi Sri) dan dewi alam lainnya. Sementara Rara Kidul merupakan Putri dari Raja Sunda yang terusir karena ulah dari ibu tirinya dan menjelma menjadi sosok penguasa setelah menceburkan diri ke laut selatan.

Oleh karena itu keduanya beda fase tahapan menurut mitologi Jawa.

PEMITOSAN RATU LAUT KIDUL

Berbagai macam ritual dan penghormatan dilakukan orang untuk menghormati Kanjeng ratu Kidul. Di Karang Hawu, Pelabuhan Ratu misalnya, terdapat tempat petilasan (persinggahan) Ratu Pantai Selatan yang sering dikunjungi orang untuk melakukan ritual tertentu.

Komplek  tersebut dikeramatkan oleh penduduk setempat. Terdapat dua ruangan cukup besar dengan beberapa makam yang menurut pandangan penduduk sebagai makam Eyang Sanca Manggala, Eyang Jalah Mata Makuta dan Eyang Syeh Husni Ali. Selain itu juga terpampang gambar sang penguasa Laut Selatan. Bahkan,

Penghormatan atau pemuliaan kepada Penguasa laut selatan juga terlihat di Vihara Kalyana Mitta, kelenteng di bilangan Pekojan, Jakarta Barat.

Selain itu penghormatan terhadap ratu Laut Selatan juga terlihat pada sedekah laut. Masyarakat nelayan pantai selatan Jawa, seperti pantai Pelabuhan Ratu, Ujung Genteng, Pangandaran, Cilacap, Sakawayana dan sebagainya, setiap tahun melakukan sedekah laut sebagai persembahan kepada sang Ratu karena menjaga keselamatan para nelayan.

Selain itu, di saat-saat tertentu juga digelar ritual sebagai rasa terima kasih mereka terhadap sang penguasa laut selatan oelh penduduk setempat.

Bukan hanya penghormatan dan ritual yang melahirkan pemitosan terhadap Ratu Kidul. Bahkan ada semacam larangan memakai pakaian hijau ketika berenang di Pantai Selatan Jawa. Peringatan selalu diberikan kepada orang yang berkunjung ke pantai selatan untuk tidak mengenakan pakaian berwarna hijau, sehingga mereka tidak menjadi sasaran Nyai Rara Kidul yang akan mengambil mereka untuk dijadikan tentara atau pelayannya.

Pada beberapa hotel di pantai selatan Jawa dan Bali pemitosan terhadap sosol penguasa laut selatan ini bahkan nyata tergambar pada kamar yang disediakan khusus untuk Kanjeng ratu Kidul. Di antaranya, kamar 327 dan 2401 di Hotel Grand Bali Beach.

Ketika terjadi kebakaran besar pada Januari 1993, kamar 327 adalah satu-satunya kamar yang tidak terbakar. Dengan keajaiban itu, maka setelah renovasi kamar 327 dan 2401 selalu dirawat, diberi hiasan ruangan dengan warna hijau, diberi sesaji setiap hari, tetapi tidak untuk disewakan. Kamar tersebut khusus dipersembahkan untuk Ratu Kidul.

Begitu pula halnya di Hotel Samudra Beach, Pelabuhan Ratu. Kamar 308 disiapkan khusus bagi Ratu Kidul. Di dalam ruangan ini terpajang beberapa lukisan Kanjeng Ratu Kidul karya pelukis Basoeki Abdullah. Di Yogyakarta, Hotel Queen of The South di dekat Parangtritis mereservasi Kamar 33 bagi Sang Kanjeng Ratu. Inilah sedikit gambaran tentang pemitosan sosok Kanjeng Ratu Kidul di masyarakat.

PRABU SILIWANGI RAJA SAKTI DARI TANAH PASUNDAN

Bagi masyarakat Sunda atau Jawa Barat, siapa yang tidak mengenal nama Prabu Siliwangi. Raja Pajajaran yang identik dengan Harimau Putih itu dikenal sebagai salah satu raja sakti yang pernah dimiliki oleh negeri Pasundan (Jawa Barat). Nama Prabu Siliwangi sendiri sesungguhnya adalah nama lain dari Pangeran Pamanah Rasa.
Dalam Kitab Suwasit, dikisahkan bahwa Pangeran Pamanah Rasa merupakan putra mahkota dari Prabu Anggararang yang menguasai Kerajaan Gajah. Pangeran Pamanah kemudian melanjutkan kepemimpinan ayahnya, Prabu Anggararang sebagai Raja gajah.
Di tengah memimpin kerajaan gajah, Prabu Pamanah Rasa kerap mengembara ke sesuatu daerah. Di dalam salah satu pengembarannya, Prabu Pamanah Rasa dihadang oleh siluman Harimau Putih di hutan yang terletak di daerah Majalengka. Pertempuan pun tidak terelakkan.
Prabu Pamanah Rasa dan Siluman Harimau Putih yang diketahui memiliki kesaktian tinggi itu pun bertarung sengit. Namun kesaktian Prabu Pamanah Rasa berhasil memenangi pertarungan dan membuat siluman Harimau Putih tunduk kepadanya.
Dengan tunduknya siluman Harimau Putih, maka meluaslah wilayah kerajaan Gajah. Prabu Pamanah Rasa pun selanjutnya mengubah nama kerajannya menjadi kerajaan Pajajaran. Yang berarti menjajarkan atau menggabungkan kerajaan Gajah dengan kerajaan Harimau Putih.
Siluman Harimau Putih beserta pasukannya selanjutnya dengan setia mendampingi dan membantu Prabu Pamanah Rasa. Salah satunya kala kerajaan Pajajaran menundukkan kerajaan Galuh. Siluman Harimau Putih juga turut membantu Prabu Pamanah rasa saat kerajaan Pajajaran diserang oleh kerajaan Mongol.
Seiring meluasnya wilayah kerajaan Gajah, Prabu Pamanah Rasa kemudian membuat senjata sakti yang kini menjadi lambang propinsi Jawa Barat, yaitu Kujang. Senjata itu berbentuk melengkung dengan ukiran harimau di gagangnya. Ukiran harimau di gagang Kujang konon sebagai pengingat terhadap pendamping setianya, siluman Harimau Putih.
Kapan Prabu Pamanah Rasa menggunakan nama Prabu Siliwangi? Nama itu dipakai setelah dia memutuskan untuk memeluk agama Islam sebagai syarat menikahi Nyi Ratu Subanglarang yang merupakan murid dari Syaikh Quro.
Dan dari rahim Nyi Ratu Subanglarang lah lahir seorang putra yang dinamakan Pangeran Kian Santang yang selanjutnya diberi gelar Pangeran Cakrabuana. Selain itu, Nyi Ratu Subanglarang juga melahirkan seorang putri yang diberi nama Rara Santang.
Rara Santang kelak diketahui menjadi ibunda salah satu wali dari sembilan wali di Indonesia. Yaitu Syarif Hdayatullah atau biasa dikenal dengan Sunan Gunung Jati.
Bagaimana selanjutnya kisah Prabu Siliwangi? Prabu Siliwangi sendiri tidak diketahui akhir hidupnya. Banyak yang meyakini jika Prabu Siliwangi bersama siluman Harimau Putih menghilang dan memindahkan kerajaan Pajajaran ke alam Gaib.

LEGENDA GENDERUWO

 
Genderuwo, salah satu legenda makhluk halus yang terkenal di pulau Jawa. Masyarakat Jawa biasanya menyebutnya “Gendruwo”. Sedangkan masyarakat Sunda biasanya mengucapkannya “Gandaruwo”.
Saat menampakkan diri, Genderuwo berwujud raksasa hitam dan bertubuh kekar yang dipenuhi bulu seperti kera. Genderuwo diyakini merupakan perwujudan dan arwah penasaran orang yang mati tidak wajar. Seperti bunuh diri atau kecelakaan.
Gendruwo diyakini kerap tinggal di aliran sungai, bangunan tua, bangunan kosong dan pepohonan besar dan rindang seperti beringin. Namun Genderuwo dipercaya lebih banyak tinggal di daerah hutan atau daerah yang jarang disinggahi manusia.
Sehingga tidak heran, di tempat-tempat seperti itulah Genderuwo biasa menampakkan diri kepada manusia. Saat menampakkan diri, Genderuwo sangat menyeramkan karena tingginya bisa melebihi atap rumah.
Berbeda dengan Siluman atau makhluk jadi-jadian yang kerap mencari mangsa, penampakan Genderuwo hanya untuk menakut-nakuti manusia yang dianggap coba mengusik kediamannya. Tapi ada juga Gendruwo yang diyakini suka mengganggu.
Selain menampakkan diri, Genderuwo suka menakut-nakuti manusia dengan melempar krikil ke atap atau menggerakkan perabotan. Genderuwo juga suka menepuk perempuan yang sedang tidur atau berjalan sendirian di tempat sepi dan gelap.
Genderuwo juga diyakini bisa berubah wujud seperti manusia pada malam hari. Gendruwo kerap menggoda dan mengajak hubungan intim kepada seorang wanita yang sedang sendirian di malam hari dengan menyamar sebagai sang suami.
Seperti dikutip dari wikipedia, ada beberapa daerah yang diyakini menjadi tempat tinggal Gendruwo. Seperti di hutan Jati Cagar Alam Danalaya di sebelah timur Wonogiri. Dan di Purwosari di Kulon Progo.
Istilah Genderuwo dipercaya berasal dari bahasa Kawi, yaitu “Gandharwa” dan berakar dari bahasa sanskerta “Gandharva” yang digambarkan sebagai raksasa yang tinggal dikahyangan. Sementara legenda Genderuwo sendiri dipercaya berasal dari legenda kuno Persia yang berupa sosok siluman raksasa bernama Gandarewa.

KUYANG, SETAN SILUMAN PEMANGSA JANIN

 
Di setiap penjuru nusantara, memiliki cerita legenda hantu tersendiri. Salah satunya adalah pulau Kalimantan. Sebagian masyarakat di salah satu pulau terbesar di Indonesia ini tentu sudah tidak asing dengan legenda Kuyang.
Kuyang sendiri sebenarnya bukanlah hantu, melainkan perwujudan makhluk jadi-jadian (siluman) seorang wanita yang sedang mempelajari ilmu hitam yang bertujuan untuk mendapatkan umur panjang dan awet muda.
Di siang hari, wanita penuntut ilmu hitam Kuyang tampil seperti biasa. Namun saat malam hari, wanita tersebut akan berubah wujud untuk mencari mangsa. Berupa ari-ari, darah dan janin bayi demi menyempurnakan ilmu hitam yang mereka jalani.
Saat menampakkan diri, Siluman Kuyang sangat menyeramkan, yaitu hanya kepala dengan organ tubuh yang terurai dan terbang melayang mencari mangsa ke rumah-rumah penduduk yang diketahui terdapat wanita hamil atau baru melahirkan.
Oleh karenanya, pada jaman dulu, masyarakat di sejumlah daerah di Kalimantan percaya, wanita yang sedang hamil harus tidur menggunakan kelambu agar tidak diganggu Siluman Kuyang. Gadis yang sedang haid juga harus segera membuang pembalutnya jika tidak ingin didatangi Siluman Kuyang.
Meski memiliki penampilan seperti wanita pada umumnya di siang hari, namun masyarakat Kalimantan percaya Siluman Kuyang bisa dikenali dari ciri-ciri yang ada. Seperti goresan melingkar di leher yang biasanya ditutupi oleh selendang.
Masyarakat juga percaya kehadiran Siluman Kuyang bisa ditangkal dengan memukul peralatan dapur seperti wajan dan panci. Sebab Siluman Kuyang konon takut dengan suara bising yang datang dari peralatan dapur yang dipukul.

ILMU-ILMU SAKTI

Dalam kehidupan sehari-hari mungkn pernah terdengar di telinga anda berbagai macam ilmu warisan dari para leluhur ataupun nenek moyang kita seperti: 
Ilmu Ajian Sakti Welut Putih, Ilmu Ajian Sakti Bandung Bondowoso, Ilmu Ajian Sakti Pancasona, Ilmu Ajian Sakti Rawa Rontek, Ilmu Ajian Sakti Brojomusti, Ilmu Ajian Sakti Macan Putih, Ilmu Ajian Sakti Tameng Waja, Ilmu Ajian Sakti Payung Allah, Ilmu Ajian Sakti Jaran Goyang, Ilmu Ajian Sakti lembu Sekilan, Ilmu Ajian Sakti Terawangan Ghaib, Ilmu Ajian Sakti melihat Jin, Ilmu Ajian Sakti Sukat Kalanjana, Ilmu Ajian Sakti Renggah Gunung, Ilmu Ajian Sakti Debus, Ilmu Ajian Sakti tenaga Dalam, Ilmu Ajian Sakti Meraga Sukma, Ilmu Ajian Sakti Rogo Sukmo, Ilmu Ajian Sakti Pengasihan, Ilmu Ajian Sakti Untuk pellet, Ilmu Ajian Sakti Tapak Dewa, Ilmu Ajian Sakti Saifi Angin, Ilmu Ajian Sakti Sufi Angin, Ilmu Ajian Sakti Bolo Sewu, Ilmu Ajian Sakti Gelap Sayuto, Ilmu Ajian Sakti serat jiwo, Ilmu Ajian Sakti Pukulan Jarak Jauh, Ilmu Ajian Sakti Berjalan Di air, Ilmu Ajian Sakti Panglimunan, Ilmu Ajian Sakti Kekebalan, Ilmu Ajian Sakti tarik Pusaka, Ilmu Ajian Sakti Menarik benda Pusaka, Ilmu Ajian Sakti Silat Harimau, Ilmu Ajian Sakti Bengkeleng, Ilmu Ajian Sakti Tolak Hujan, Ilmu Ajian Sakti Menghentikan Hujan, Ilmu Ajian Sakti Kebal Senjata Tajam dan masih banyak lagi ilmu-ilmu sakti di dunia ini.